fbpx
kebiasaan makan

Kebiasaan Makan Saat Ramadhan Yang Mengganggu Kulit

Beberapa hal kebiasaan makan selama Ramadhan ternyata ada dampak buruknya loh bagi kesehatan. Sebagian besar masyarakat sering mengabaikan yang namanya tidak sahur dan tidur setelah makan.

Perlu kamu ketahui bahwa memasuki bulan Ramadhan, pola makan menjadi berubah dan banyak orang tanpa sadar mengalami hal tersebut. Karena menahan lapar dan haus selama seharian hingga maghrib tiba, orang-orang gelap mata dan makan secara berlebihan saat jam berbuka.

Ada bahaya yang datang jika kebiasaan ini dilakukan, terutama dalam kesehatan kulit. Untuk menghindari hal ini dan menjaga kulit agar tetap sehat, ada beberapa hal kebiasaan makan saat Ramadhan diwajibkan untuk dihindari.

kebiasaan Makan Yang Tidak Baik Saat Berbuka dan Sahur

1. Bolos Untuk Sahur

Hal sepele ini nyatanya memiliki efek yang cukup buruk. Kebanyakan orang menghindari sahur karena rasa kantuk yang berat hingga munculnya rasa malas dalam menyiapkan makanan. Padahal sahur berperan penting dalam kesehatan tubuh dan kulit.

Saat bolos sahur, secara teori kamu hanya makan satu kali dalam kurun waktu 24 jam. Secara alami tubuh diwajibkan memiliki nutrisi cukup juga menyimpan sisa-sisa lemak dan kandungan lainnya yang ada.

Jika hal itu terjadi, kulit akan mengalami pembengkakan. Hasilnya kulit akan berubah menjadi lebih kusam. Hal tersebut sangat sulit untuk dikembalikan dalam waktu cepat. Jadi, santap sahur sangat diwajibkan untuk dilakukan.

2. Konsumsi Minuman Soda

Minuman bersoda sejak awal baik bagi kesehatan, apalagi kandungan gulanya sangat “membagongkan”. Minuman ini memang membuat badan segar dan rasanya enak, tetapi memiliki efek yang kurang baik untuk tubuh.

Minuman soda menimbulkan kembung dan nyeri dibagian perut. Belum lagi ada beberapa penelitian menyatakan bahwa minuman bersoda memicu penuaan dini yang berpengaruh pada kemunculan kulit keriput.

Air apa yang lebih baik untuk dikonsumsi? Tentu saja air putih atau air murni dari sumur zamzam. Untuk konsumsi air putih bisa ditambah dengan irisan buah lemon agar tetap segar dan sehat. Air berperan penting dalam hidrasi kulit agar tetap sehat.

3. Kebiasaan Makan Lalu Olahraga

Biasanya ini dilakukan yang sedang melakukan pola diet ketat. Yang perlu kamu ketahui adalah sangat tidak baik melakukan olahraga setelah berbuka puasa. 

Selama berpuasa, sistem pencernaan tubuh dipastikan berubah. Tekanan yang berlebih pada tubuh secara spontan bisa menyebabkan keram dan nyeri di sekujur tubuh.

Loh dampaknya pada kulit apaan? Pada kulit terutama wajah akan memunculkan breakout, kondisi dimana kulit wajah mengalami iritasi dan muncul jerawat.

4. Terlalu Banyak Konsumsi Garam

Pada saat berbuka atau sahur, pasti banyak sekali makanan mengandung garam yang dihidangkan. Kandungan garam ternyata berpengaruh terhadap kulit menjadi kering. Termasuk makan makanan kering loh ini.

Apalagi pada santap sahur yang biasanya makanan-makanan berat untuk menjadi bekal menahan lapar saat berpuasa. Menu yang disajikan merupakan menu-menu makanan pelengkap nasi.

Namun tenang saja ada solusi bagi kamu yang porsi makannya besar. Gunakan lauk sayuran dan buah-buahan yang kaya akan kandungan air untuk menjadi menu sahur kamu. Konsumsi buah direkomendasikan yang memiliki kandungan potassium tinggi seperti pisang, sebagai pengganti sodium di garam.

5. Tidur Setelah Makan

Kebiasaan orang Indonesia kebanyakan ini, ada dampak buruk mengantuk setelah kekenyangan dapat menimbulkan suatu penyakit. Meskipun yang disantap porsinya kecil, namun tidak disarankan untuk tidak langsung tidur.

Mungkin kamu tahu jika tidur setelah makan menyebabkan naiknya berat badan kan? Karena tubuh tidak diberi jangka waktu untuk mengolah dan membakar kalori yang baru saja masuk.

Berat badan pun mengakibatkan pertumbuhan strech mark atau guratan pada kulit. Karena pada saat berat badan naik, kulit pun akan mengalami peregangan yang signifikan.

Leave a Reply